perjalanan bocah part 5 - poem 4 Lyd

| Rabu, 15 September 2010 | |
Setelah dua bulan mengalami pergolakan batin, akhirnya aku bisa terima keadaan. Aku juga fokus ke kuliahku yang hampir jeblok, terutama kanji. Namun, sering kali kenangan itu muncul. Aku alihkan perhatianku kepada Lydia. Perempuan yang aku suka sebelumnya yang juga teman sekelasku di kampus. Yah, Lydia adalah perempuan pertama yang aku suka saat kuliah dimulai. Ia tak seberapa cantik, namun aku tahu ada kecantikan lain di dalam dirinya. Itulah kenapa aku menyukainya. Namun, karena ia tak menghiraukan aku dan cuek, entah kenapa aku malah memacari Grace dan menjadikan Meme, panggilanku terhadap Lydia menjadi teman curhatku tentang hubunganku.
Setelah hubunganku berakhir, dia yang pertama tahu. Dan aku pun mulai menyelidiki diriku sendiri, tentang perasaanku terhadapnya dulu masih ada atau tidak. Dan ternyata masih tetap ada. Namun, betapa bodohnya aku menanyakan hal itu kepadanya.
“Me, dulu aku kan pernah suka sama kamu,dan sekarang aku merasa masih suka samakamu. Aku nggak tahu harus gimana. Apa aku harus membunuh perasaan ini atau nggak. Dan kalau aku jadi suka lagi sama kamu gimana, Me?”
“Wah, aku nggak tahu, Wa. Itu hakmu untuk suka sama aku atau nggak. Kalau aku melarang nanti kesannya aku jahat sama kamu. Jadi, let it flow ajah.”
“Ooo…. Gitu ya Me. Tapi kamu gak akan jaga jarak kan sama aku gara gara perasaanku ini?”
“Iya, Wa. Aku nggak akan jaga jarak. Tapi… let it flow ‘n take it easy.”
“Oh, ya sudah kalau gitu.”
Seiring berjalannya waktu, ternyata perasaan ini mulai tumbuh menjadi tunas. Karena bodohnya aku akan hal ini aku menanyakan hal yang serupa kepadanya untuk kedua kali. Dan ia pun menjawab dengan hal yang serupa. Hal ini berulang sampai tiga kali.
Aku kira dengan menanyakan hal itu, aku bisa mendapatkannya. Ternyata aku salah. Ia tak seperti perempuan lain kebanyakan. Ia tetap kukuh degan pendiriannya. Dan aku pun makin menyukainya. Akhirnya aku mulai menyelidiki tentang siapa Lydia itu. Dan juga aku menuangkan semua yang aku rasakan terhadapnya ke dqalam buku catatanku hari demi hari. Aku seperti orang gila.
MY WISH AND ME
Langit biru, awan putih
Terbentang indah, lukisan yang kuasa
Inginku terbang, melayang kesana
Tinggalkan semua bebanku di bumi
Kan ku ajak dirimu bersamaku
Berdua bersama mengelilingi angkasa
Hingga pada akhirnya ku ajak dirimu ke tempat yang paling indah
Namun, waktu waktu tak sejalan dengan keinginan hati ini
Waktuku hampir habis
Entah sampai kapan aku bertahan
Entah kapan aku berkata…
AKU SAYANG KAMU
Mar,19th 08
12.00
Non, dengarkanlah…
Inilah diriku…
Congkakkah diriku dengan sikapku?
Oleh karena aku sayang kamu
Tak bisa ku hilangkan wajahmu dari benakku
Apakah aku jatuh cinta padamu?
Ku tak tahu perasaan apa ini sebenarnya
Apakah kamu merasakannya?
Dengan apakah aku buktikan perasaanku?
Emas, perak, harta kekayaan?
Walaupun kamu membenciku
Aku akan tetap menunggumu
Mar, 19th 08
14.30
MY IMAGINATIONS AND MY WISH
Ku pandang langit kelabu, terbuka
Seberkas cahaya menyusup
Terang, seterang remang cahaya senja
Sore tadi,,
Teringat aku akan dirimu
Serasa wajahmu terbentuk di awan, di depanku
Sesaat…
Ku tersenyum mengingatmu
Ingin ku genggam tanganmu yang mungil itu
Saat kau ada di dekatku
Tapi, aku takut…
Aku takut kau akan bnci padaku
Ingin aku menjagamu
Tapi, aku takut
Aku takut kegagalan terulang lagi
Adakah cara membuatmu tahu?
Tahu bahwa aku ingin menyayangimu
Sepenuh hatiku
Memulai lembaran baru
Aku ningin selalu dekat denganmu
Jangankamu menghindariku
Mar, 19th 08
18.45
Kata love, cinta, ai, liebe atau kata kata yang punya arti sama dengan itu, adalah kata yang sakral untuk aku ucapkan langsung pada seseorang. Seseorang itu yang aku maksud sekarang adalah Lydia. Karena kesakralan kata itu membuatku tak berani asal ngomong tentang hal yang sebenarnya aku sendiri tak tahu apa makna kata itu sebenarnya.
Aku tak memungkiri kalu aku suka Lydia. Menaruh hati padanya. Sayang padanya. Tapi, is this love? I cann’t answer it, I cann’t explain it. But, people said tjat I’m that to Lydia. I diving into my heart as deep as I can, but I still haven’t fund the right answer. How difficult that question seems to be
That’s right that love can make someone who fall in love feel crazy. Maybe now I’m in that. So funy I’m…
Yeah… LydiaLydia
I confused by you
DREAMING IN THE DAY LIGHT
Hari ini ku tatap awan
Langit biru di angkasa terbentang
Segumpal awan membentuk wajahmu
Membuatku semakin rindu padamu
Tahukah apa inginku?
Bersamamu saja…
Semakin berat terasa bebanku
Saat kau semakin menjauh dariku
Aku mau kau bersamaku
Tapi, siapa aku ini?
Aku ukan siapa siapa bagimu
Namun, berkenankah kau menerimaku?
Mungkin nanti
Dan aku akan menunggu sampai datangnya hari itu
Mar, 20th 08
14.00
TELL ME WHY
Saat aku menengadah ke langit sore
Awan mendung tepat di atasku
Berputar, menyatu
Kilau cahaya menyambar
Ada apa gerangan?
Apakah ini sebuah pertanda?
Apa? Apa?
God’s plan, only Him who knows
Demikian juga hatimu, hanya kau yang tahu
Bagimana perasaanmu terhadapku
Mar, 20th 08
19.30
Hidup ini tak selalu indah layaknya dalam cerita dongeng
Karena jika hanya indah yang selalu kit rasa
Akan menjadikan kita sebagai manusia manja
Yang tak mau berusaha
Tuhan menciptakan kita bukan untuk bermalas malasan
Ia mengharuskan kita untuk mengusahakan dunia ini
Ke arah yang lebih baik
Sebab ada tertulis:
“Janganlah kamu serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaruan budimu….”
Adalah baik jika kita mampu mengubah duni ini
Seperti di negeri dongeng
Yang penuh dengan kegembiraan
Tapi ingatlah, jangan sampai kita mendewakan kesenangan itu
Karena Dia adalah Allah yang pencemburu
Karena Ialah satu satunya; di atas segalanya
Untuk itu, hendaknya kita selalu memuliakan
Dan memuji namaNya
Dalam setiap tindak tanduk kita
Di dalam dunia ini
Setiap waktu
Karena Dialah biang dari segala sesuatu yang baik
Dan hanya oleh dan melalui diriNyalah
Kita akan bisa tinggal bersama BapaNya
Bersama di sorga….
*****_____*****_____*****_____*****
Kalau aku punya kapal, aku ingin jadi kaptennya
Berlayar mencari dan menuju dunia baru
Namun, aku tak kuasa berlayar sendirian, aku butuh kru dalam kapalku
Salah satunya yang paling oenting adalah navigator
Sang penunjuk arah bagi sang kapten
Navigator juga bisa jadi penasehat kapten dalam mengabil keputusan
Yah, navigator…
Aku mencari seorang navigator yang cocok
Aku memilihmu Lyd, sebagai seorang navigator di kapalku
Bersediakah engkau?
*****____*****____*****____*****
PAST, PRESENT AND FUTURE
Kau selalu hadir saat aku rindukanmu
Kau yang selalu setia menopangku dengan kasih setia
Memberi aku kekuatan di tengah badai yang menakutkan
Sampai memutih rambutku, kau putuskan untuk tetap bersamaku
Ku kan selalu menjagamu, oh buah hatiku
Miliki aku di hatimu
Selamanya….
Mar, 25th 08
11.30
SWEETEST THING FROM LOVE
Cinta…
akan lawan jenisnya.
Cinta memang manis, semanis madu, bahkan lebih…
Cinta membuat kita melang lang buana ke dunia tanpa batas
Dunia cinta
Cinta tidak memilih siapa yang menjadi korbannya
Cinta itu alami; natural; dimiliki oleh semua orang
Inilah keajaiban cinta….
Cinta=> hati-> kontrol emosi=> kita bisa jadi sosok atau orang lain kaena cinta itu andil dalam hati manusia
Cinta memang gila; aku jatuh cinta padanya; Lydia
Aku terperosok ke dalamnya; dunia cinta
Aku gila… gila karena hal ini
Namun, cinta juga memberi semangat dalam hidup
Cinta membuat kita belajar mengerti tentang hati; yang dalamnya tiada terukur
Cinta membutuhkan rasa saling percaya
Cinta membuat suatu keharmonisan dan kenyamanan
Apakah arti dan jadinya dunia tanpa adanya cinta?
Yah… cinta… sesuatu yang tak jelas definisinya
Namun sangat penting keberadaannya…
Cinta….
*****____*****____*****____*****
O LYDIA PANDUWINATA
Orang bialang, cinta itu…
Lukisan luapan hati; tentang perasaan
Yang mana selalu bergejolak di dalam diri manusia
Dari sana akan terpancar keluar dan memaksa keluar tindakan kita
Inikah cinta…?? Itukah cinta…??
Aaargh… semua membuatku pusing…!!!
Perasaanku sendiri tak dapat ku mengerti; tentangmu; tentangnya
Adakah penjelasan logis mengenai hal ini?
Namun, ku yakini satu hal, “Aku Suka Kamu”
Dan aku tak bisa menghilangkan bayang wajahmu dari pikiranku
Untuk saat ini, itulah yang ku rasa terhadapmu
Warna yang kamu punya, ingin aku miliki
Indahmu, ingin aku nikmati
Namun, tak kuasa aku melakukan hal itu
Apalah arti diriku ini di matamu
Tak dapat aku oaksakan kehendakku kepadamu
Adalah aku, menunggu kamu, disini…
Mar,27th 08
08.00
BORING TIME
Ah,, bosan,,
Bosan..
Bosan.. boan.. bosan.. bosan..!!
BOSAN…!!!
Kenapa..
Semua..
MEMBOSANKAN…!!!!
@#$%&*^!!??>>*&^%%$##@
Apa mereka tahu kebosananku?
Apa mereka mengerti kebosananku?
Kesepianku…
Kesendirianku…
Apa DIA tahu…?
Ah..
Menyebalkan…
Yang aku lakukan hanya kepura puraan
Topeng belaka…
Yang tertinggal… kehampaan.,…
Kenangan berputar kebali di otakku
Terlalu jauh ku lakukan dengannya
Serasa hantu yang terus menaungiku
Kala ku ingat dia, perasaan ini, hati ini, tak tentu arah kemana
Gugur satu tumbuh seribu masalah ku hadapi
Ku coba untuk menghindar
Tapi, serasa shinkansen mengejar
Kemanapun aku pergi
Terjatuh aku dari pijakanku
Terbawa arus sungaiku sendiri
Entah sampai kapan keadaan ini
Serasa tak ada sesuatu untukku berpegangan
Oh…
GOD… PLEASE HELP ME…
Is it does not enough for me?
Ah…
Hmm…
Huh…
Apr 2nd 08
12.00
AMAZE TO LYDIA
Sore ini, kulihat dirimu begitu mempesonakan aku
Kamu tampak lain…
Rambutmu yang tergurai, wajahmu yang bermandikan matahari sore
Secerah fajar menyingsing, meskipun lelah berat kau rasa
Hari ini….
Keseriusanmu membuatku kagum
Inginku sepertimu
Mungkin lebih
Ku ingin kamu selalu ada di dekatku, disampingku
Namun,,
Aku tak ingin keogoisanu ini memenjarakanmu
Entah sampai kapan aku menunggu
Menunggumu menyadari perasaanku kepadamu
Apr, 3rd 08
17.15
O LYDIA PANDUWINATA
Oleh karena aku sayang kamu, aku tuiskan kalimat kalimat ini
Luka hati, adalah luka yang tak dapat sembuh secara instan
Yang dapat menyembuhkannya adalah orang yang paling kita sayang
Dan kamulah orang yang aku maksud
Ingin aku jadikan kamu dokter pribadiku
Aku akan menuruti semua kata katamu
Perlihatkanlah perasaanmu kepadaku, Lydia
Apakah kamu merasakannya juga apa yang aku rasakan terhadapmu?
Nun jauh di dalam hatimu, apa masih ada ruang buatku?
Duniamu memang beda dengan duniaku
Ukuranmu pasti berbeda dengan ukuranku
Walaupun begitu, suka cita hati saat kamu berada di dekatku
Ingin aku miliki kamu seutuhnya buatku
Namun, aku tak tahu, aku tak mungkin bisa
Apalah arti diriku ini di matamu?
Taukah kamu, Lydia
All I akways think is just you and me, in the greatfull place, together
May, 6th 08
20.30
しんぱい
Hari ini ku lihat kamu tak bercahaya
Ada apa gerangan?
Kenapa kamu?
Lelah… lesu… menutupi sinarmu…
Beban berat apa yang kamu pikul?
Berikan padaku.. aku bantu kamu memikulnya
Tak mau?
Apa harus aku paksa?
Lydia
Aku..
Aku tak mau kamu diam; menahan semuanya sendiri
Aku ada di sini
Buatmu..
Lydia
Aku…
May, 8th 08
13.30
O LYDIA PANDUWINATA
Lydia… adalah sebuah nama
Nama seseorang
Lydia… adalah seseorang
Seseorang yang aku kenal
Lydia adalah seseorang
Seseorang yang bagai virus; racun
Virus yang mencampur baurkan rasio, emosi dan perasaanku
Racun yang membuatku membutuhkan dia; dopping hidup
Kaena dia aku berubah
Karena dia aku terbakar amarah
Karena dia aku terluka
Karena dia aku bersuka cita
Ya.. Lydia memang virus. Virus yang nyata dan hidup
….
My mind is spining arround and round
There’s something special I’ve found when I’m with her
Maybe I don’t have a special thing
Maybe I don’t have eyes like the sky
But, I’ll show you how I love you
Lydia… kimi ga suki da to sakebitai
…. I want to shout that I love you
…. Ingin aku teriak bahwa aku sayang kamu
Biar semua orang tahu perasaanku sebenarnya
Lydia… aku sudah terbiasa dengan keberadanmu
Ingin aku terus bersamamu
Parasit aku memang…
Lydia… kenapa kamu begitu misterius terhadapku?
Tak nyamankah kamu saat bersamaku?
Tak sukakah dengan pembicaraanku?
Atau berdebarkah jantungmu saat itu, sehingga kamu memilih diam?
Diam 1000 bahasa
Lydia, kenapa perlakuanmu berbeda denganku?
Spesialisasikah?
Tak ada cara lainkah?
Kmu membuatku bingung
Would be nice, to love you
Would be nice, tu hug you
May, 11st 08
07.30
LOVE; WHAT’S THAT MEAN?
Cinta… apa itu cinta?
Tak ada pengertian spesifik mengenai cinta
Yang aku tahu
cinta itu SAMPAH..!!
cinta itu OMONG KOSONG..!!
cinta itu VIRUS..!!
cinta itu RACUN..!!
cinta itu BUALAN..!!
semula, aku atheis dengan cinta
tak mau. Aku najis dengan cinta
haram hukumnya
semua hanya OMONG KOSONG..!!
SAMPAH..!!
Cinta berefek seperti narkoba
Aku terperosok begitu mengenalnya
Semua terasa benar
Semua omong kosong itu terasa benar adanya
 
Angin tolonglah aku sedang jatuh cinta
Tapi aku tak punya nyali tuk katakan
Bahwasanya setiap hari aku memikirkan dia
……
Angin katakan padanya, bahwa aku cinta dia
Angin sampaikan padanya, bahwa aku butuh dia
……
Secuil lirik lagu itu bukti bahwa semua omong kosong itu benar
Benar… benar benar aku terlarut dalam permainan cinta
Cinta yang tak aku mengerti
Cinta yang berisi kepahitan dibalik kemasan manis, madu
Tapi, wanita yang aku cinta, yang aku sayang
Apakah merasakan hal yang sama?
Aku rasa tidak,, tidak sama sekali
Tapi, orang bilang, dia merasakan,
Dia ragu, bimbang
Antara ya dan tidak
Namun kenyataan berkata lain, so,
Mana yang harus aku percaya?
Dalamnya laut dapatdiukur dan diperkiraan berapa
Dalamnya hati, who knows?
Adakah alat pengukurnya?
Ingin aku menyelami hatinya, dimana aku berada
Cinta mengacaukan rasioku
Aku dan dia, serasa seperti dua kutub magnet yang sama
Dia adalah Lydia yang menyebabkan aku seperti ini
Dia tujuanku, targetku…
Namun serasa aku masuk dalam labirin hatinya
Labirin yang sengaja dibiuatnya untukku
Apa ini ujian? Atau hanya kesengajaan?
Lagi lagi, pikiranku dikacaukan cinta
Ah.. aku seperti menanti harapan kosong
I want to give up
Tapi, orang bilang, aku payah, pengecut, coward, tau apalah
Meskipun jatuh, aku akan terus berusaha bangkit
Berlari mengejar dia, Lydia, matahariku
Hingga ia jatuh hati padaku
Apa itu mungkin? Aku tak tahu
Let the time answer that….
Sincerely, I love you, Lydia
May, 11st 08
20.15
Patah hati, adalah ketakutan dalam setiap percintaan
Berbagai daya dan upaya dilakukan untuk menghindari hal itu
Namun, tanpa adanya campur tangan patah hati,
Percintaan itu terasa biasa biasa saja
Percintaan itu tanpa makna
Karena dari patah hati, kita akan mengenal esensi cinta itu
Cinta yang bagai RACUN
Cinta yang bagai VIRUS
Cinta yang bagai NARKOBA
Cinta yang sering terungkap “AKU CINTA KAMU”
Namun, itu semua kembali pada kita,
Bagaimana kita menyikapi patah hati yang kita alami atau orang lain alami
Biarlah patah hati yang kita alami menjadi pelajaran
Bahwa mencintai seseorang bukan sekedar
“AKU CINTA KAMU”
Tapi mengenai hati; hati kita dengan hatinya
Keseriusan dan ketulusan menjadi pondasi penting
Agar kisah percintaan itu tidak berakhir dengan kekecewaan
Tapi dalam satu ikatan yang dikehendakiNya
Menjadi satu daging
May, 11st 08
20.30
REASON
Lydia said, “Why do you love me? What makes you love me”
I said,
“I love you because you are smart”
“I love you because you are simple”
“I love you because you are sweet”
“I love you because you are calm”
“I love you because tou are beautifull”
“I love you because I’m happy ang enjoy when I’m close to you”
“I love you because I found something special from you”
“ I love you because we always meet in our college”
“I love you when you smile”
“I love you when you laugh”
“I love you when you call my name”
“Aku sayang kamu aatkamu melamun”
“Aku sayang kamu saat kamu cemberut”
“Aku sayang kamu saat kamu salting terhadapku”
“Aku suka dengan wajahmu yang lucu itu”
Tapi,
Satu yang tak aku suka darimu, Lydia
Aku tak suka saat kamu diam seribu bahasa; saat bersamaku, saat aku ingin dengar kisahmu, semua tentangmu
Apa yang kamu sembunyikan, Lydia?
Lydia, aku tak mau kamu seperti itu
Kamu anggap apa aku ini?
Aku sayang kamu, Lydia
May, 17th 08
07.30
NICE DAY
Hai ini begitu cerah, panas terik menembus kulit
Langit biru terbuka lebar, berhias gumpalan gumpalan awan putih
Berarak disana sini
Terhanyut aku dakam buaian angin sepoi
Menenangkan hati yang rindu akan engkau, Lydia
Ingin aku menyendiri, menikmati indahnya hari ini
Melamunkan indah dirimu dalam angan dan pikiranku
Sungguh kamu mempesona, Lydia
Karya indahNya, penghibur hati yang indah
Ah.. aku terbang terlampau tinggi
Apa ini halusinasi? Apa ini fatamorgana? Apa ini mimpi di siang bolong?
Ku lihat awan membentuk wajahmu dan tersenyum padaku
Ku dengar kamu memanggilku dengan lembut
Merambat lewat angin yang berhembus di kiri-kananku
Oh… ada apa denganku ini
Aku merindukan hadirmu di sini, Lydia
Aku rindu saat kamu tersenyum
Aku rindu saat kamu tertawa
Aku rindu saat kamu menatapku
Aku rindu kamu, Lyd
I MISS YOU
Wahai angin, sampaikan rasa rinduku padanya
Perdengarkanlah suara hatiku yang memanggil namanya, Lydia….
May, 18th 08
13.00
????
Hari ini, ku lihat kamu begitu senangnya mengungkapkan isi hatimu
Lain saat denganku, kamu lebih memilih diam….
Apa karena aku yang membosankan?
Apa karena aku yang tak bisa membawa suasana?
Apa karena aku yang mengikut sertakan perasaan ini?
Aku rindu masa masa kita dahulu
Apakah bisa kamu kembali seperti waktu dulu?
Meskipun kamu tahu perasaan ini terhadapmu?
What should I do, Lydia?
どうしたらいいですか
May, 19th 08
12.30
PLAN >< REALITY
Rencana…
Manusia selalu berencana untuk bisa melangkah ke depan
Meraih sesuatu yang menjadi tujuan rencana itu
Rencana tinggal rencana…
Jika diperhadapkan dengan suatu realita
Realita yang tak sanggup hati ini terima
Rasio ini mulai berputar kian cepatnya
Memunculkan spekulasi spekulasi
Aaaargh…
KACAU…!! RUWET…!!!
“Tuhan, apakah Kau punya rencana lain di balik itu?
Apa? Apa?
Sungguh rencanamMu misteri bagiku….”
Lydia
What should I do to understand you?
I don’t need your emphaty/symphaty
I need your heart
Let me knowing your heart
Don’t shocking me like this
きみのこころをとりたいん
May, 19th 08
20.30
APOLOGIZE
Di atas sana, bulan bulat menyeruak
Di tengah gelapnya malam
Di antara himpitan mendung
Ditemani bintang bintang terang yang bermain mata
Yang redup tertutup mendung
Hawa kering di luar terasa hingga relung hati
Risau gelisah karena ia tak kunjung mengerti
Mengerti perasaan ini kepadanya
Gemercik hujan memecah kesunyian malam ini
Membuyarkan hawa panas dengan kesejukan
Namun, timbullah kabut ketidakpastian
Di dalam hatiku, tentang dirimu
Lydia, maaf sudah membuatmu seperti itu lagi
Maaf karena aku sering, membebanimu
Maaf buat semua yang terjadi padamu
Hanya maaf ini yang bisa aku katakan
Maaf…
May, 19th 08
22.05
さびしい
Malam ini aku sendiri, tiada yang menemani
Seperti malam malam yang sudah sudah
Ku pandang bulan purnama tinggi di atas sana
Tenggelam aku terlarut dalamlamunan
Tenggelam dengan perasaan yang tak menentu
Patah arang terasa begitu mendesak batin
Semua terasa berat untukku lakukan
Tak tahu aku apa yang sebaiknya aku lakukan
Ingin aku bertemu denganmu
Ingin aku melihat senyum manismu
Ingin aku mendengar suara canda tawa riangmu
Ingin aku dekat denganmu
Agar kamu tahu percepatan deguban jantungku
Ingin aku milikimu; hatimu
Ingin aku menjagamu; menemanimu setip waktu
Ingin… ingin… ingin… itu banyak sekali
Dan rasa ingin itu hanya sebatas keinginan
Ingin aku memaksa, tapi aku tak ingin
Sungguh dilematis….
Apakah keinginan itu bisa terwujud?
Aku tak tahu
Mimpi yang jadi kenyataan?
Hu… konyol…
Pemimpi….
May, 20th 08
21.15
しんじつのうた
Lord, I long to worship You
With all that is within my life
Nothing can compare to You
My refuge and my strenght
Here I am to love You endlessly
Saat ku rnungkan hidup bersamaMu
Sering kali ku melupakanMu
Aku berjalan sendiri seakan aku mampu
Lalui tanpa kekuatanMu
Semakin berat beban hidupku, semakin aku jauh dariMu
You are Lord;lamb of God
King of all of me
I surrender to your promises
As You reign in me
Sungguh ku bangga Bapa
Punya Allah seperti Engkau
Sungguh ku bangga Yesus
Atas segala pengobananMu
Tak inin aku hidup lepas dari kasihMu
kasihMu menyelamatkan dan memberi pengharapan
may, 20th 08
21.45
たのしくない
Hari ini mengapa membosankan?
Hari ini mengapa melelahkan?
Membuatku malas melakukan sesuatu
Seharusnya aku merasa senang saat ada kamu
Tapi, mengapa suka cita itu tak aku rasa?
Lyd, aku bingung hari ini
Saat ini dan mungkin jug nanti
Lyd, kapalku tak tahu harus berlayar kemana
Lyd, berkenankah kamu jedi navigator di kapalku?
Seperti Nami dalam Going Merry kamu akan menjadi
Ah… kapankah mimpiku ini jadi kenyataan
Bersamamu, saling melengkapi
Berbagi rasa…
Hati…
Ah, apa yang aku pikirkan?
Aku terlalu lancang berkeinginan seperti itu
Maaf Lyd, maaf..
Perasaan terhadapmu ini tak bisa aku tutupi lagi
Aku tak tahu, sampai kapan aku menahan
May, 21st 08
12.15
いそがしい
Hari ini memngapa terasa beda sekali?
Kamu dan aku tak saing bertegur sapa
Atau hanya memanggil nama
Sibuk…
Yah, mungkin karena kita terlalu sibuk…
Tidak…!!!! Kamu yang sibuk…
Yah, kamu….
Tak ada waktu dan kesempatan buatku bercakap denganmu
Tapi, apakah aku terlau egois karena ingin selalu bercakap denganmu?
Apakah aku terlalu mencengkerammu?
Sehingga rasa tak nyaman selalu hinggap padamu saat bersamaku
Ah, bingung aku denganmu…
Tapi aku butuh kamu, untuk bicara
Karena aku sudah nyaman bersamamu
Ah, let it flow…
Ah, tidak
Tidak tahu
May, 22nd 08
14.45
I LOVE YOU, LYD
Andaikan aku punya sayap
Ku kan mengajakmu terbang jauh mengelilingi jagad raya
Untukmu, kan ku beri bintang merah nun jauh di sana
Suka cita kan ku buat hatimu
Ugh… terlihat seperti omong kosong
Ketahuilah Lyd,
AKU INGIN JAI ORANG YANG SPECIAL BAGIMU; di hatimu
Kan ku jadikan kamu permaisuriku; di hatiku
Andai saja kamu mau
Masa bodoh aku dengan yang lain
Urusai hito bito ga takusan attemo
Orang orang tak mengerti aku
Lalu lalang, kesana kemari, tak peduli
Yang aku ingin mereka tahu dan mengerti, terutama kamu
Dirimu yng selalu ada di pikiranku
Ingin ku hapus dirimu, tapi, batin ini berteriak “JANGAN”
Apa yang membuat aku suka kamu? Terlebih nantinya aku sayang kamu?
Parasmu? Perangaimu? Penampilanmu?
Aku rasa tidak, bukan itu
Nuansa saat bersamamu; bercakap dan bersenda gurau denganmulah
Dunia serasa kecil saat bersamamu, serasa terlalu luas saat kamu jauh
Ujilah aku jika perlu dan kamu mau
Walau sesulit apapun, kan ku usahakan yang terbaik buatmu
In this time, aku ingin selalu dekat denganmu, jangan menjauhiku
Nanti mungkin kamu akan menyadari
Alangkah senangnya hati jika bersama orang aku sayang; kamu
Tak kuasa aku menahan beban yang berat ini
Aku ingin membagikannya kepadamu, dan kiranya kamu bersedia
May23rd 08
22.30
ともだちについて
Di dunia ini, dimana semuaterlihat tak menentu
Hanya satu hal yang terdefinisi
Kau akan selalu jadi temanku
Dalam kata kata
Dalam waktu
Dan dalam jarak
Aku tak pernah lelah dengan kehidupan ini
Dan itu tak mengapa jika aku jatuh untuk kedua kalinya
Karena aku tahu, tiap saat, tiap waktu
Kamu tak akan membiarkan aku menghantam bumi
Tersungkur
Teman, terima kasih telah menjadi penolongku
Dan ada di dekatku selalu
By; Levi-chan
MISSING HER
Kembali, hari yang membosankan ini ku alami
Tanpa kamu ada di dekatku
Hmpf… betapa aneh diriku
Lyd, tampar aku… pukul aku…
Namun jangan siksa hati ini
Lebih jauh lagi
Adakah sinar harapan buatku bersamamu?
Adakah kesempatan buatku membuktikan kepadamu?
Lyd, did you hear my voices when I shouting you name?
Like father looking for hislost son
I’m looking for you to be my Juliette
Ah, that sound like a joke, isn’t it?
“..every place I go I think of you
Every song I sing, I sing for you..”
You drive me crazy, Lyd
Make me become lunatic
Lyd, show me how do I need to be
Being my self? Yes I have
But why you still like that when you were with me?
May, 24th 08
07.45
DAY LIGHT
Hari ini, siangnya begitu terik, panasnya minta ampun
Membuat tubuh ini lelah; menguras banyak tenaga
Membuyarkan pandangan mata
Serasa ingin mati saja
Sepoi angin berhembus berbisik
Menenangkan hati yang risau siang ini
Serasa terbawa ke padang rumput yang hijau
Berhias bunga bunga kuning disana sini
Terbuai aku dengan kesejukan; kenyamanan itu
Ku pejamkan mata dan ku bayangkan itu
Kamu ada di sampingku
Bersama menikmati keindahan yang tiada tara itu
Merebahkan diri sambil bercerita; menghabiskan waktu
Dengan hati bersuka
Oh, betapa amat manis hal itu terbayang
Tapi, sayang hanyalah sebuah hayalan
Namun, apakah hayalan itu akan menjadi nyata?
Aku menunggu mukjizat yang terjadi
Entah sampai kapan ku tunggu hal itu
Lydia… pernahkah kamu memikirkan hal itu?
Kimi ni aitain desu
Kimi no koibito ni naritain desu
Kimi ga suki nan desu
May, 24th 08
13.00
AMAZE; WILL; SORRY; WISH
Malam ini adalah malam yang paling cerah
Di hari yang membosankan ini
Langit begitu bersih dari mendung kelam
Seperti mutiara hitam
Bintang bintang yang bertaburan menambah keeksotisan malam ini
Membentuk rasi rasi yang sangat mengagumkan
Ingin aku ambil satu dan ku berikan bintang terang itu padamu
Sejauh apapun bintang itu,
kan ku bawa dan hantarkan padamu
namun, betapa terbatasnya aku
beberapa kali pun ku coba, tetap tidak bisa
Maaf aku tak bisa memberikan keindahan itu padamu
Maaf aku tak bisa melakukan seperti yang orag lain lakukan
Maaf aku menjanjikan hal yang mustahil
Maaf atas msemua yang terjadi padamu
Maaf Lyd, maaf..
Maaf karena aku telah mengacaukan persaanmu
Maaf Lyd, sekali lagi maaf….
Lyd, maaf kalau hanya kata maaf yang terucap
Maafkan orang yang terbatas ini
Yag telah melukaimu sejauh ini
Tapi, aku tak menyesal menyukaimu
Aku suka kamu Lyd, aku sayang kamu, Lydia
Satu permintaanku,
Ingat aku dalam bintang bintang yang kamu lihat
Karena di sana, aku letakkan semua harapanku
Untuk bisa bersamamu
May, 24th 08
23.30
LOVE WILL NEVER LIE – MLTR
Nothing can stop emotions
That run down the sides of your face
Wish I could change this moment to
Another time and place
Nothing you say can move me
I’ve choosen the road that I’m on
I’ve to join the fight for freedom
Until the war is won
We will keep the faith between us
If we only try
We wiil keep the truth inside us
Love will never lie
Someone will always hear you
Care about you when you cry
But no one can hear my heart is breaking
As say goodbye
We will keep the faith between us
If we only try
We wiil keep the truth inside us
Love will never lie
May, 25th 08
19.20
UNEXPLAIN
Hari ini jadi hari yang tak jels artinya
Seiring dengan ketidakjelasan perasaanku
Aku bingung, ingin bertemu, saat ia tak ada
Aku memanas saat bertemu dia
Aku tak tahu harus berbuat apa saat ia di dekatku
Aku ini sungguh bodoh, bodoh sekali…
Terombang ambing dalam lautan maya
Yang dulu aku anti-pati
LydiaLydia
Kenapa kamu begitu membiusku?
Tapi kanapa juga kamu lari dariku?
LydiaLydia
Kenapa kamu menyimpan misteri begitu banyak?
Di balik parasmu yang menawan itu
Langit saja tak sungkan meluapkan semua
Baik kecerahan siang
Maupun keeksotikan malam
Itukah dirimu sesungguhnya?
Segitu sombongnyakah dirimu?
LydiaLydia
Apakah kamu menginginkan aku membunuh?
Membunuh perasaan ini?
Agar amu kembali seperti dulu
Lydia, aku rindu saat kita tertawa bersama dulu
Sekarang tak ku rasa lagi kehangatan dan keriangan seperti saat itu
Lydia, aku sungguh sungguh terhadapmu
Aku janji….
May, 26th 08
23.00
WISHING STAR
Bintang bintang di langit malam, kilaumu indah
Bak berlian, bak permata langka
Berkedip kedip, bermain mata, seolah ingin mengatakan sesuatu
Aku bertanya dalam hati, “Apa? Ada apa?”
Bintang, sungguh kilaumu indah
Rasi demi rasi kau bentuk, menambah keindahanmu dengan bentuk bentukmu
Terang kelap kelip bergantian
Seakan memiliki irama lagu
Sungguh indah kau bintang, ingin aku sepertimu
Sepertimu yang selalu memberi terang dalam gelap malam
Ingin aku sepertimu yang memberi terang
Ingin aku memberi dan ku terangi “dia”
Dia yang aku sayangi saat ini
Bintang, aku berikan semua sinarku padamu
Dan tolong sinari “dia” dalam tidurnya malam ini
Jagai dan hangatkanlha “dia” dengan sinarmu itu
Hingga kelak aku menjadi bintang baginya, privately
Memantau “dia”, memperhatikan “dia”, menerangi “dia” dan menjaga “dia” dari atas sana
May, 26th 08
23.30
ゆめのともだち
Terlarut aku dalam ketermenunganku
Kesana kemari, tak tahu apa yang aku cari;
Aku ingin temui
Aku bagai berjalan dalam kebutaan
Banyangan tujuanku, pengharapanku, kamu
Mulai samar; tak jelas
Ah, terlalu mendramatisir terlihat
Aku tak tahu; pun tak tahu apa yang harus aku katakan
Buku ini, hanya buku ini tempat sampahku
Tempat sampah rasa rasa yang selalu aku rasakan
Sedih, kagum, senang, kesal, bingung; semua
Namun, buku hanyalah sebatas ia mendapat goresan tinta
Tak bisa menjawab dan memberi solusi kegundahanku
Aku ingin kamu, sebagai tempat sampahku, tempat bersandar
Bkan soal ini saja; hingga ujung waktu kita disini
Ah, terlalu tinggi aku berkhayal
Terlalu tinggi aku melayang
Tapi, jika aku bisa, aku ingin terbang melayang
Ke dunia tanpa batas; surga, tinggalkan semua
Kecuali kamu. Ku genggam erat tanganmu
Tak kan aku lepas
May, 27th 08
19.25
COLORS
Bintang di langit berserakan tak beraturan di atas sana
Berkedip kedip, bermain mata, seolah memanggil kita untuk kesana
Melepas penat di malam yang dingin ini
Aku mau melakukan hal itu, tapi aku tak mau Cuma sekedar bintang
Aku mau bintang bukan biasa
My own star; my red star; my wishing star
Is you, Lyd…
Believe or not, that is true
Malam berganti siang, selapang langit biru memayungi
Berhias gumpalan awan putih, seperti kembang gula terlihat sekilas
Terik mentari pun ikut mewarnai hari
Tapi, kenapa aku selalu merasa kehilangan warna di tengah hari yang penuh warna?
Aku tak kunjung menemukan dan mengetahui jawaban hal itu
Serasa hanya aku sendiri yang hitam dan putih
Hey warnaku!!! Dimana kamu??
Where is my true colors?
Sepi aku kehilangan warnaku
Tak seorangpun menganggap keberadaanku
Di tenga keramaian aku masih merasa sepi
Sendiri, alone, sabishii
さびしくなるんね。。。
とてもつかれたんだよ。。。だれかもぼくにてつだう
ばかな人。。。ばか。。ばか。。ばか。。。
May, 28th 08
12.30
STARS – LYDIA O
Malam ini, tak sejernih malam kemarin
Tak ada bintang, hanya mendung
Hatiku pun sama, dirundung mendung
Langit malam, bersimpati padaku
Ku rasa demikian
Apakah dia tahu? Is she know what I feel?
Lagi lagi aku tak tahu harus bagaimana mengatasi hal ini
Tiap hari lepas hari, serasa makin komples
Tanpa ujung, tanpa akhir
Bagai terjebak dalam labirin
Yah, inilah labirin kehidupan
Bintang bintang di atas sana mulai bermunculan
Satu satu, berjajar, membentuk suatu kesatuan
Lagi unik, lagi cantik
Menyusul damainya hati ini setelah memendangi jajaran itu
O LYDIA PANDUWINATA…
Kamu bukti kaya nyata dariNya
Yag sempurna, yang berharga bagi Dia; bagiku
Lagi lagi aku menghayal, Mengharap yang tak pasti
Lydia
“Bila rindu ini masih milikmu, ku hadirkan sebuah tanya untukmu; harus berapa lama aku menungumu?”
LydiaLydia
Kanapa sih hatimu begitu keras?
Apa luka yang dulu kamu dapat begitu dalamnya?
Hingga kamu seperti ini padaku
Lyd, ijinkan aku menyembuhkan luka itu
Jangan kamu tenggelam menyelam terlalu dalam
Tolong raih tanganku
Please, trust me….
May, 29th 08
23.00
BAD FEEL
Dug… dug… dug… dug… dug… dug…
Ku rasakan detak jantungku sendiri
Getarannya sampai ke tanganku
Dia, yang ada di dekatku, apa menyadarinya?
Apa jadinya jika jantung ini berhenti di hadapannya?
Aku ingin dia menangis, walaupun aku tak bisa melihatnya
Ah, terkesan ini adalah akhir jalanku
Dan ini adalah wasiatku
Ha…ha…ha… so funny, very very funny
Tapi, jika suatu saat itu terjadi
Aku ingin dia melakukan hal itu
Yah, aku hanya manusia biasa
Menginginkan apa yang aku inginkan
Aku terbawa “manusia”ku
Sesak nafasku kian kini
Bagai terhimpit suatu tekanan
Yang aku pun tak tahu apa itu
Ingin aku menangis, tapi ingin juga aku marah
Tapi, tak bsa aku marah padanya
Tapi, aku malah menambah beban pikirannya
Melukai hatinya yang rapuh itu
May, 30th 08
21.20
さびしし、つまらないのひ
Hari ini begitu sepi, tak ada hiburan berarti
Kesepian di hari yangmembosankan ini,
Menambah ruang kosong di hati
Hati yang merindukan dirinya
Kebosanan dan kesepian begitu membelenggu;
Menyiksa hati yang suka cita
Bagai ombak tsunami yang meluluh lantakkan pantai
Bagai badai Catarina yag menyapu daratan
Terasa bersih tak bersisa di dalam dada ini
Aku tersiksa; batinku tersiksa; jiwaku meraung sakit
Karena kamu, Lydia….
Yang pergi meninggalkan aku
Sendiri di sini, menantimu kembali
Kamu memang bukan segalanya atau satu satunya
Tapi, aku menyayangimu seperti aku cinta Tuhanku
Aku butuh kamu dalam perjalanan pulang ini
Yang makin berat, menanjak dan berbatu tajam
Maafkan aku, Lyd… ごめんあさい。。。
Maaf karena aku selalu melukaimu
Menyakitimu, membebanimu lagi
Maaf karena aku sudah ingkar janji
Maf buat sikap dan sifatku padamu
May, 31st 08
22.15
DAY LIGHT WING – DREAM
Angin berhembus, menghilangkan rasa takut
Terdengar suaramu dekat walaupun nyatanya jauh
Nmun, tetap aku terbayang akan kelembutan wajahmu
Langit biru cerah sekuas lautan, berhias awan putih
Menghanyutkan pikiran dalam angan dan khayalan
Terbuai aku dibawanya ke alam sana
Terbawa angin yang berbisik lirih
Ku cari dirimu dimana
Mendengar aku berkhayal suaramu memanggil
Ah, sungguh teramat lucu, lucu sekali
Dasar aku sang pemimpi; the biggest dreamer
But, the world made by thousand; million dreams
What will happen if that dreams were lost?
“It’s so precious when you have good wishes
Open eyes and see inside of your heart”
Akankah mimpiku bersama dia bisa jadi kenyataan?
Atau hanya sebatas mimpi di siang bolong belaka?
I don’t know. Who knows? He knows every little things
About me, about you, about her
June,1st 08
13.15
そらでほしのひかり
Malam yang cerah penuh bintang, seharusnya mendamaikan
Tapi, kenapa hatiku masih terasa sakit?
Terluka; luka ini lebih menyakitkan dari pada luka fisik
Luka yang abstrak
Adakah obatnya?
Mala ini penuh bintang di langit
Berkilauan bak berlian padang pasir
Kelap kelip memantulkan sinarnya satu sama lain
Yabg membentuk ritme tertentu dan seolah berkata:
“Jangan bermuram durja, bersemangatlah,
karena malam ini indah
Penuh dengan kecerian
Buang beban hatimu dan lupakan masalahmu
Ayo kita menari bersama di angkasa
Semalam suntuk
Membangun kebahagiaan yang tak terlupakan“
Ingin aku menuruti kata bintang itu, tapi
Aku bagai dalam penjara hatiku sendiri
Tersesat dalam labirin perasaanku
Perasaan yang rindu akan dia, Lydia
Bintang malam, sampaikan padanya suara hatiku
Suara hatiku yang tersiksa
Yang memohon maaf padanya
Tolonglah aku yang disini
June, 1st 08
22.10
おかしいし、ばかなひと
Aneh, sungguh aneh, おかしいな。。。!!!
Namun ini nyata nyata terjadi
Ada laki laki bodoh yang terlarut dalam kebodohannya
Namun anehnya, si bodoh itu menyadari hal itu
Sungguh si bodoh yang aneh
おかしい ばかなひと
Sungguh ia orang yang paling dan teramat bodoh
Yang hidup di dunia ini
Lebih bodoh dari keledai;
lambang kebodohan dan kedunguan
Lebih bodoh dari orang yang bodoh
Ia bodoh karena selalu terlarut dalam kebodohannya
Menambah kebodohan saja
Dan memelihara kebodohannya itu
Perasaanya
Kenapa orang sebodoh itu hidup di dunia ini?
Atau jangan jangan ia makhluk luar angkasa?
Dari manakah ia? しりたいよ。。。
Yah, dialah si bodoh dari planet CINTA
Yang datang kemari dengan pesawat HATI
Yang bertenaga PERASAAN
Berkecepatan GRUSA GRUSU
Makhluk yang aneh. おかしい。。。
Si bodoh yang aneh, aneh dan aneh
Keberadaannya mengganggu sekali; tak berguna
Musnahkan saja ia dan tempat asalnya
Beserta atribut penyertanya
Beres sudah, gampang kan?
Si bodoh itu ada dalamku
Yang tidak lain adalah aku
Aku tak tah senjata apa yang harus digunakan untuk memusnahkannya
Karena si bodoh itu telah menjangkiti pikiranku
Membuatku merasakan hal yang sama seperti ia rasakan
Apa aku harus ikut musnah bersama si bodoh itu?
June, 3rd 08
12.10
LOST IN MIND
Bingung aku tak ahu apa yang harus aku lakukan
Di sore yang cerah, suasana hati jadi tak menentu
Sinar mentari seakan sia sia bersinar
Hanya semilir angin berhembus terasa sejuk
Ingin sejenak diriku melepas jiwa ini
Melayang layang
Sejenak meninggalkan kepenatan dunia
Menghampirimu, Lyd…
“Janganlah kau tinggalkan diriku
Tak mam[u aku hadapi semua,
Hanya bersamamu aku bisa
Kau adalah darahku, jantungku
Hidupku, lengkapi diriku
Oh Lydia, kamu begitu mempesona”
June, 5th 08
16.45
MASK
Topeng, duplikat dari sebuah wajah
Dengan berbagai macam ekspresi
Topeng, terbuat dari berbagai macam bahan
Kayu, karet, tembaga, emas, besi atau lainnya
Namun, semua topeng itu kaku
Topeng sejati adalah, kepura puraan
Pura pura baik
Pura pura cinta
Pura pura sayang
Pura pura peduli
Pura pura manis
Namun, di dalamnya tersimpan kebohongan
Bertolak belakang sekali dengan topeng yang dikenakan itu
Berlawanan 100%
Memang, tak ada manusia yang sempurna di dunia ini
Semua sudah memakai topeng kepura puraan
Menyembunyikan keasliannya
Aku, kamu, dia, mereka, kita,
Semua sudah dan sedang memakai topeng itu
Dimanakah keaslian kita?
Mengapakah harus topeng kepura puraan?
Begitu hinanyakah kita harus memakai topeng?
Adakah topeng kejujuran?
Yang menunjukkan inilah kita; keaslian kita
Yang berdosa
June, 10th 08
20.00
UNEXPLAIN
Panas hari ini terasa menusuk tulang
Membakar dagingku
Mengilukan ototku
Mengacaukan pikiranku
Menaikkan suhu tubuhku
Bingung aku bingung pada situasi dan suasana ini
Begitu cepat kesenangan berganti kesuntukan
Semua jadi terasa menyebalkan
SUCKS…!!!
Entah kenapa di dalam sini sakit lagi
Apiku serasa padam tanpa sebab
Sekan semangatku patah
Suasana hati ini perlahan lahan menguasai diriku
Tak bisa aku berpikir jernih
Terpaksa aku mengenakan topeng kepura puraan itu;
Yang bertentangan denganku
Ingin aku kabur dari situasi ini
Lari dan terus lari
Sampai aku tiba dalam terang abadi
Berat mataku melihat semua kenyataan ini
Ingin ku pejamkan dan berharap,
Bahwa itu semua adalah mimpi
Saat aku buka mataku
June 11st 08
14.00
JUST DREAM
Terbang aku dalam mimpiku, tinggi
Mimpi dalam mimpi….
Menggandeng tanganmu, berlari dan tertawa bersama
Pergi kemanapun, terasa sangat menyenangkan
Mimpi dalam mimpi yag serasa nyata
Nyata nyata aku rasakan; ku genggam tanganmu
So sweet; as sweet as honey
Namun semuanya buyar saat aku terbangun
Dan sadar bahwa hal itu hanyalah mimpi
Mimpi yang manis, namjun menyisakan penyesalan
Terlebih saat aku memandangmu; bersamamu
Maafkan aku dengan mimpiku itu
Tak ku sangka, tak ku duga, tak ku kira
Mimpi itu menjadi nyata; walau tak persis
Ku gandeng dan ku genggam erat jemari tanganmu
Yang kecil, putih dan halus itu
Serasa aku tak percaya
Serasa aku tangah bermimpi lagi
Mimpi yang manis, namun pahit
Namun aku ingin mimpi itu terwujud dan berkelanjutan
Aku dan kamu; Lydia, O
Apakah aku terlalu jauh melangkah dengan hal ini?
June, 12nd 08
22.30
こころのきもち
Sungguh tak ku sangka, tak ku duga, tak ku kira
Aku begini jadinya
Luka hatiku yang menganga; terganjal kerikil tajam
Ketika akan sembuh
Sungguh tak ku sangka, tak ku duga, tak ku kira
12 pedang tajam panas menembus hati ini
Menambah luka pada saat yang sama
Sakit, perih, pedih di dalam sini
Tersiksa aku dengan keadaan dan situasi ini
Batinku menjerit, meraung – merintih sakit
Sakit, teramat sakit
Aku bagai berjalan dengan 12 pedang tertancap
Di dada menembus punggung
Darahku pun berhenti mengalir
Karena luka itu menyumbat aliran darahku
Namun,tiap aku cabut pedang itu,
Sakit luka itu makin terasa
Nyeri, perih, berbekas, menganga
Membuatku makin sulit untuk melangkah
Terseok seok di tengah perjalanan
Belum semua pedang itu aku cabut
Namun sakitnya kian terasa
Melekat di pikiran dan jiwa ini
Tak bisa jelas aku merasakan rasa yang lain
Selain rasa sakit itu
Aku begitu bodoh, bodoh karena membiarkan diri ini terluka
Dengan mengejarmu; mendambakanmu
Sejenak aku berhenti di dalam sana
Mengumpulkan tenaga, agar bisa terus melangkah
Sambil menahan rasa sakit
Dengan 5 pedang masih tertancap
Dengan luka yang menganga
Ditemani cahaya bulan dan kelip bintang
Yang menyruak masuk lewat celah gua
Langsung menyinari nganga luka di hati
Begitu hanyat dan damai terasa
Ku bangkit dan berjalan
Sambil mencabuti sisa pedang yang ada
Merasakan sakit yang sama pula
Namun, aku harus dan tetap melakukan itu
Tak mau aku tersiksa dengan pedang yang menancap
Menuju ujung gua, meniti harapan baru
Adakah kesempatan bagiku untuk tinggal dalam hatimu?
Akankah kamu terus mengeraskan hatimu seperti itu?
Berpura purakah dirimu?
Itukah dirimu yang sebenarnya?
Apakah arti diriku ini di matamu?
Terlebih di hatimu
Seberapa berhargakah aku bagimu?
Entah apa; entah mengapa aku bertahan
Terhadapmu; terhadap sikapmu yang seperti itu
Yang membuatku terluka dalam dan membekas
Ada yang bilang kalau sebenarnya aku cinta kamu
Namun, aku sendiri tak tahu apakah ini benar cinta
Cnta yang sakral bagiku
Yang aku tahu, aku ingin selalu bersamamu
Berbagi rasa, pendapat dan cerita pribadi denganmu
Namun, seakan semua pupus
Runtuh hanya dalam semalam
Semua rasa yang aku pupuk sejak lama terhadapmu
Hampir tiba aku di ujung dua dari perjalananku
Tertatih tatih menahan sakit,
Membawa luka yang menganga
Dengan dua pedang tersisa tertancap
Begitu terang cahaya seberang sana, tapi,
Seakan menjauhiku saat aku melangkah maju
Namun, terangnya amatlah terang; menyilaukan
Sakit, sakit, aku sakit; di dalamku
Mengapa ini harus terjadi kepadaku?
Mengapa begitu cepatnya sakit ini mengganti kebahagiaanku?
Apakah ini awak ujian baru buatku dariNya?
Apakah kebahagiaan yang telah aku rasakan adalah ending;
Kesuksesanku melewati ujian sebelumnya?
Oh God, please make me know
Make me understand about this
Entah kapan aku keluar dari gua ini
Aku perlu waktu sejenak lagi
Berdiri aku di depan mulut gua
Pedang, semua sudah ku cabut, kerikil sudah ku buang
Tinggal luka luka ini saja yang ada di dalamku
Bingung aku termenung menatap ke depan
Dua jalan diperhadapkan padaku;
Bercabang ke kanan dan ke kiri
Tak tahu aku jalan mana yang harus aku ambil; pilih
Untukku kembali berjalan
Keduanya punya resiko masing masing
Pikiran dan perasaan ini saling bentrok;
Berkecamuk di dalamku
Bimbang aku membuat keputusan;
Menyusun rencana; jembatan
Semua rencanaku telah runtuh
Keraguan mulai menaungiku; Aku jadi abu abu
Saat ini; melanglahkan kaki
Di antara kedua jalan itu
Dua jalan: terus dan berhenti
Terus berharap padanya atau sebaliknya
Berhenti berharap
Itulah yang harus aku pilih; membuatku ragu dan abu abu
Malam – pagi – malam silih berganti
Seiring ku laluinya guaku
Gua tempat pribadiku, tempatku menyendiri
Malam indah penuh bintang,
Tak selalu identik dengan sesuatu yang baik
Bahkan mungkin jadi suatu pertanda suatu kejadian yang tak menyenangkan
Merusak suasana hati; merusak situasi dan suasana
Beranjak dari malam cerah yang tak mengenakkan
Membuat hari pagi terasa membosankan
Tak tahu harus berbuat apa untuk menyambut malam
Oleh karena pagi yang membosankan dan tak ada pekerjaan
Membuat suasana menjadi makin membosankan
Langitpun murung dengan raut mendungnya
Menutup cahaya bulan dan kelip bintang
Entah apa maksud dari semua ini;
Serba tak menentu; tak seperti biasanya
Tak sesuai perkiraan; terjadi dengan tidak terkira
Jikalau aku punya indra ke enam,
Aku ingin agar hal ini tidak terjadi
Aku bisa menghindari ketajaman tikaman 12 pedang itu
Lebih awal
Tak terluka, tak membuat sakit
Tak menyisahkan luka dalam
Itu semua hanya pengandaian
Semua sudah diatur olehNya
Tinggal bagaimana kita menyikapi hal itu
Aku tak siap akan hal itu
Tertancap; tertembus 12 pedang sekaligus
Dalam satu waktu
Terlalu cepat itu terjadi
Namun, inilah hidup, bersaing dengan waktu
Cepat ataupun lambat, hal itupun akan terjadi
Dan apa yang telah terjadi, terjadilah
Malam berganti pagi,
ku sambut datangnya mentari
Dengan hati yang masih terluka dan sakit
Dua jalan yang terhampar di depanku,
Mndilemakan keadaan
Belum jua aku membuat keputusan
Untuk melangkah
Langkah yang berat
Serasa aku bermimpi buruk,
Aku ingin bangun dari mimpi buruk ini
Namun, ini adalah kenytaan;
Kenyataan yang menyakitkan
Mengganti pagi yang cerah dengan mendung dengan cerah
Namun, merusak kecerahan seharusnya pagi
Mematahkan sedikit semangat
Mungkin hatiku terluka dalam
Siang tak setrik biasanya
Mendung pagi masih menyelimuti langit
WHAT THE HELL IS GOING ON?
Semua serba tak menentu
Dan tak pasti
Dan tak jelas
Membingungkan….
Teringat aku akan malam itu
Malam yang cerah penuh bintang
Dan disinari bulan
Dan menyakitkan hingga saat ini
Lebih baik tangan, jari yang tergores pisau
Daripada terluka hati ini
Robek; dedel duel rasanya jika mengingat malam itu
Malam yang menyakitkan
Orang aku kasihi malah membuatku begini
Tak terima aku
Namun apakah aku ini? Apa dayaku? Apa Kuasaku?
Bingung aku mengambil sikap
Bingung aku untuk bertindak
Bagai orang linglung
Bagai zombi
Namun kenapa Aku masih merasakan
Merasakan kekosongan saat tak ada dia?
Dia yang aku kasihi; dia yang menyakiti
Am I love her? Am I falling love with her?
Saat terakhir semenjak aku keluar dari dalam gua
Dan memikirkan jalan mana yang harus aku tempuh
Masih belum aku menemukan keputusan yang tepat
Biarpun sang bulan menerangi jalan pikiranku
Apa aku terlalu takut? Ragu? Bingung?
Terlalu berhati hati?
Yah, semuanya itu ada padaku
Aku tak mau terluka lagi; tertusuk lagi
Menyusuri gua lagi
Namun tetap saja, aku belum menemukan jawaban yang pasti
Hanyalah spekulasi spekulasi jalan yang akan ku ambil
Perempuan ini telah membuatku seperti ini
Sedemikian jauh dan dalam
Aku harus menyelami pikiran dan perasaanku ini
Perempuan yang mengesalkan, menjengkelkan
Menyebalkan, dsb
Namun sudah menjadi seorang “runner” di hati ini
Apakah aku harus menganulirnya?
Mendepaknya begitu saja
Sudah ku pilih jalanku, ku langkahkan kakiku
Kan ku jalani semuanya dengan segala resiko yang ada
Semoga ini yang terbaik
June, 13rd-16th 08
こころのはな
Kusambut pagi dengan wajah berseri
Kilau mentari menyambutku hangat
Bertarung dengan dinginnya pagi
Aku mulai hari yang baru seiring berlalunya masalahku
Ku tinggalkan beban di belakangku
Terus melangkah ke depan menyongsong hari yang baru
Wahai kamu, bunga hatiku, teruslah mekar
Tunjukkan keindahanmu ke semua orang
Ke seluruh dunia
Bahwa kamu bunga yang kuat, tak kan layu
Dalam kondisi apapun
Seperti temanmu, Edelweiss
Keberadaanmu, kehadiranmu,
Membuatku terus melihat
Melihat ke depan
Dalam tiap lagkahku
Tak ku biarkan dirimu layu dan mati
Ku bagikan pada dirimu air hidup
dan kekuatan abadi
Yang aku dapat dari “temanku”
Ingin aku memetik dan memiliki dirimu
Namun aku takut kamu akan layu
Dan tak bercahaya
Tak kuasa aku melakukan hal itu
Yang ada sekarang, aku menikmati indahmu
Dalam tiap waktuku
Meski dari sana kamu bersinar mekar
Kamu, bungaku; O Lydia Panduwinata
June, 17th 08
06.45
SHADOW
Saat aku sejenak termenung
Aku melihat suatu bayangan ceria
Tak lain tak bukan, tentang dirimu
Sungguh aneh tapi nyata, aku tersenyum
Aku tertawa
Dasar aku ini aneh
Aku sudah terlena dengan hal itu
Bayangan hanya tinggal bayangan belaka
Tak nyata, abstrak, atau apalah namanya
Aku tersenyum; aku ingin menangis
Karena bayangan itu bukan kenyataan
Akankah hati ini terus mengejar bayang bayang semata?
Siapa yang sanggup? Hati siapa yang sanggup?
Bergelut; mengejar sesuatu yang abu abu
Kenapa juga aku terus bertahan dengan keadaan ini
Aku yang bodoh ataukah aku yang polos
Hampir aku tak mengenali siapa aku ini
WHO THE HELL I AM
I’m Dewa, a boy who always try to get Lydia
Lydia who like a shadow, in my mind
SHIT… WHAT A FUCKING SHIT
I love a shadow; how poor I am
June, 17th 08
15.05
??? #2
Bingung aku masih dengn keadaan ini
Suasana hati tak menentu; risah; gundah dan gelisah
Luka yang dulu kembali terasa
Membuatku merintih perih, lirih
WHAT THE HELL IS GOING ON?
WHAT THE HELL IN HAPPEN TO ME?
So shocking
About you, her and him
Is it a mistake that I love you?
So I becoming this
Becoming a lunatic
Feel like an useless person for you
A trouble maker, maybe
Or, what else
Apa yang harus aku lakukan dengan keadan
Dan suasana hati seperti ini
Seperti dikejar pemburu
Seperti terhimpit dinding
Seperti menemui jalan buntu
Dalam labirin
Pikiranku pun tak dapat ku mengerti
Kaki di kepala, kepala di kaki
Ku coba tuk mengerti, tapi tak dapat ku mengerti
Aku mencari sesuatu yang tak pasti
Sesuatu yang tak kembali
Hilang diterpa angin
Larut dalam air
Shit.. shit.. shit…
Keadaan ini makin lama makin menyiksaku
Membunuhku pelan pelan
Apa aku harus berhenti mengejar?
Mencari pengalih?
KESHIA….
June, 18th 08
11.45
PERSEMBAHAN TERAKHIR
Dirimu, adalah sebuah harapan buatku
Darimu, ku dapat sesuatu yang baru
Dirimu, bagai pemicu diriku untuk maju
Darimu, ku dapat semangat baru
Namun, aku sadari betapa diri ini jauh di bawahmu
“bagai pungguk merindukan bulan”, itulah diriku
Begitu berat untuk memiliki dirimu,
Karena ini hanyalah sebelah saja
Tak utuh
Segan atau tidak, aku harus membunuhmu
Dari dalam sini
Walau sulit, ku coba lakukan, step by step
Di dalam sini, ada dua kubu yang bertarung
Antara ya dan tidak
Untuk yang terakhir, aku ingin bersamamu
Mengungkapkan isi hatiku padamu
Kala ku pandang tanganmu yang kecil itu,
Ingin aku genggam erat
Dan aku letakkan di dada ini
Agar kau merasakan detak jantungku saat bersamamu
Namun, tak berani aku melakukan itu,
Biarlah menjadi keinginan rahasiaku
Di dalam sini
Jikalau ada kesempatan untukku menjagamu,
Aku mendambakan hal itu
Entah sampai kapan aku harus menunggu
Saat itu….
June, 23rd 08
12.30

0 komentar:

Posting Komentar